Jumat, 20 Januari 2012

KEGIATAN EKONOMI KONSUMEN DAN PRODUSEN

Standar Kompetensi:
2.Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi konsumen dan produsen.
Kompetensi Dasar:
1.Mendeskripsikan pola perilaku konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi.
2.Mendeskripsikan Circulair Flow Diagram.
3.Mendeskripsikan peran konsumen dan produsen.
Indikator:
1.Mendeskripsikan manfaat dan nilai suatu barang
2.Mendeskripsikan perilaku konsumen dan produsen
3.Mendeskripsikan teori peri laku konsumen (tabel dan grafik)
4.Mendeskripsikan teori peri laku produsen (tabel dan grafik)
5.Membuat model diagram interaksi pelaku ekonomi (circulair flow diagram)
6.Mengidentifikasikan manfa at diagram interaksi pelaku ekonomi
7.Mendeskripsikan prinsip ekonomi dan motif ekonomi
8.Memberi contoh penerapan prinsip ekonomi dan motif ekonomi pada kehidupan sehari-hari
9.Mendeskripsikan peran pelaku ekonomi (rumah tangga, perusahaan, pemerintah, masyarakat luar negeri)
10Menunjukkan contoh pelaku ekonomi di masya rakat (rumah tangga, peru sahaan, pemerintah, masya rakat luar negeri)


A.Pola Perilaku Konsumen
1.Pengertian Konsumsi
Asal kata konsumsi adalah consumptio yang berarti menggerogoti hingga habis atau menghabiskan. Secara luas konsumsi dapat diartikan setiap kegiatan yang mengurangi atau menghabiskan nilai guna suatu barang dan jasa, contoh : makan dan minum.
Macam-macam barang yang dikonsumsi:
a.Barang konsumsi yang dapat dipakai berulang-ulang sehingga mengurangi nilai guna barang.
Contoh : menghidupkan televisi, memakai baju, dan Iain-Iain.
b.Barang konsumsi sekali pakai lalu habis.
Contoh : minum es atau menggunakan sabun ketika mandi.
Ciri-ciri barang konsumsi
a.Barang itu dihasilkan oleh manusia dan bukan pemberian alam
b.Barang itu dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan hidup dan bukan untuk menghabiskanbarang atau jasa lainnya.
c.Barang itu habis atau berkurang nilainya secara berangsur-angsur sampai tidak dapat digunakan lagi.
2.Manfaat dan Nilai Barang
Manfaat atau guna {utility) barang adalah kemampuan barang untuk memenuhi kebutuhan manusia. Nilai barang adalah ukuran yang diberikan oleh konsumen pada barang..Nilai atau manfaat barang digolongkan menjadi 2 macam, yaitu :
a.Nilai Pakai
Nilai pakai adalah kemampuan suatu barang untuk dapat dipakai dalam memenuhi kebutuhan.
1)Nilai pakai subjektif
Artinya, atau nilai yang diberikan oleh seseorang terhadap suatu barang karena barang tersebut dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
2)Nilai pakai objektif
Artinya, kemampuan suatu barang secara umum untuk dipakai dalam memenuhi kebutuhan manusia. Nilai pakai objektif berlaku umum

b.Nilai Tukar
Nilai tukar adalah kemampuan suatu barang untuk dapat ditukar dengan barang lain, baik ditukar dengan uang, ataupun dengan benda lainnya. Nilai tukar terdiri dari dua macam, yaitu :
1)Nilai tukar subjektif
Artinya, nilai tukar suatu barang yang dilihat menurut sudut pandang pemiliknya atau orang yang menukarkannya.
2)Nilai tukar objektif
Artinya, nilai tukar suatu barang yang berlaku secara umum. Dengan kata lain, nilai tukar yang dilihat dari sudut pandang barang itu sendiri.

Tinggi rendahnya nilai tukar suatu barang dipengaruhi oleh 3 hal:
a.Kegunaan
b.Jumlah barang yang tersedia
c.Jumlah uang yang beredar
Sementara menurut para tokoh teori nilai subjektif (Von Bhorm Bewerk, Gossen, dan Schumpeter), tinggi rendahnya nilai suatu barang ditentukan oleh intensitas kebutuhan manusia terhadap barang itu. Teori nilai subjektif juga memandang bahwa nilai suatu barang erat hubungannya dengan kebutuhan manusia terhadap barang tersebut. "Semakin tinggi kebutuhan manusia terhadap barang, semakin tinggi nilai barang tersebut. Atau sebaliknya, jika tidak ada manusia yang membutuhkan, barang itu tidak mempunyai nilai".
Pada tahun 1854 Herman Heinrich Gossen memperkenalkan bukunya yang berjudul Entwick lung der Gesetze des Mensilehen Verkehrs und der daraus fliessenden fur Menslisches Handeln. Buku ini menjadikannya sebagai pelopor teori guna batas dengan hukum-hukumnya sebagai berikut:
Hukum Gossen I
“Pemuasan kebutuhan dengan satu macam barang secara terus-menerus, mula-mula akan memberikan kepuasan atau utiliti yang semakin bertambah sampal titik tertentu, tetapi sesudah titik itu kepuasan akan menurun hingga sampai pada titik nol bahkan di bawah nol”. Hukum Gossen Juga disebut sebagai "Hukum Pertambahan Manfaat" yang makin menurun yang dikenal dengan analisis marginal.
Hukum Gossen II
Hukum Gossen II, yaitu tentang Hukum Meratakan Nilai Batas, yang berbunyi:
"Manusia berusaha memenuhi kebutuhannya yang bermacam-macam sampai kepada tingkat Intensitas yang sama".
3.Teori Pelaku Konsumen
Teori pelaku konsumen disebut juga dengan teori nilai guna. Teori nilai guna pada dasarnya menjelaskan bagaimana konsumen mendayagunakan kemampuannya untuk memuaskan keinginannya terhadap suatu produk atau beberapa produk.
Teori nilai guna dibagi menjadi:
a.Teori Nilai Guna Kardinal
Teori ini bertitik tolak pada anggapan bahwa kepuasan setiap konsumen bisa diukur dengan uang atau dengan satuan lain. Di sini juga berlaku hukum Gossen, sehingga penilaian yang diberikan juga subjektif. Artinya, tinggi rendahnya nilai suatu barang bergantung pada subjek yang memberikan penilaian.
Daya guna yang tinggi dapat dilihat dari tingkat kepuasan terhadap barang atau jasa. Tingkat kepuasan konsumen dapat berupa :
-Kepuasan total : kepuasan menyeluruh yang diterima individu apabila mengkonsumsi sejumlah barang.
-Kepuasan tambahan : perubahan kepuasan total per unit akibat adanya perubahan jumlah barang atau jasa yang dikonsumsi.
b.Teori Nilai Guna Ordinal
Teori ini diajukan oleh Hicks dan Allen yang menggambarkan kombinasi dari beberapa macam barang untuk menghasilkan kepuasan dengan intensitas (ukuran) yang relatif sama. Menurut teori ini, tingkat kepuasan diurutkan dalam tingkatan-tingkatan tertentu dengan harapan setiap kepuasan yang diperoleh dapat terukur.

Faktor yang mempengaruhi pola konsumsi
Faktor eksternal Faktor internal
a.Pendapatan/penghasilan
b.Motivasi
c.Sikap dan kepribadian
d.Selera konsumen a. Kebudayaan
b.Status sosial
c.Harga
4.Pola Hidup Efisien dalam Perilaku Konsumsi
Dalam perilaku konsumsi setiap orang harus bijaksana, artinya dalam menggunakan penghasilannya harus menggunakan berbagai pertimbangan, antara lain :
a.Menyesuaikan kebutuhan dengan penghasilan
b.Mengurutkan kebutuhan menurut tingkat intensitas kepentingan
c.Memperhatikan antara kualitas barang yang dibeli dengan harga
d.Tidak memaksakan diri membeli barang di luar kemampuan
e.Tidak boras dalam menggunakan uang

Adapun cara yang dapat dilakukan adalah :
a.Menyusun daftar kebutuhan dari yang paling penting kepada yang kurang penting dan membagi-bagi uang pada semua macam kebutuhan.
b.Harus mendapatkan kepuasan yang sama dari berbagai macam kebutuhan (semua kebutuhan dianggap penting sehingga diusahakan semuanya harus terpenuhi).
c.Menggunakan uang seefisien mungkin.

LEMBAR KOMPETENSI SISWA
Tagihan Tes Tertulis
A.Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!
1.Konsumsi dapat diartikan sebagai berikut, kecuali
a.membaca buku pelajaran d. menyewa rumah
b.sarapan pagi e. memakai sepatu
c.membuat roti
2.Tujuan konsumsi adalah
a.memanfaatkan hasil produksi d. memenuhi kebutuhan hidup
b.mengurangi pengangguran e. melakukan usaha
c.menghabiskan barang dan jasa
3.Di bawah inl merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi. Yang termasuk faktor internal adalah ….
a.kebudayaan d. sosial
b.pendapatan e. adat-istiadat
c.harga
4.Dalam pengertian sehari-hari konsumsi biasanya berhubungan dengan makanan dan minuman. Tetapi yang dimaksud dengan konsumsi dalam ilmu ekonomi adalah ….
a.mamakai barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan sekaligus atau bertahap
b.menghabiskan barang sekaligus
c.memakai barang atau jasa untuk kesenangan
d.mengurangi nilai guna berangsur-angsur
e.menghabiskan barang agar segera dibeli lagi
5.Lemari yang dibuat dari kayu lapis memiliki
a.element utility d. place utility
b.form utility e. ownership utility
c.time utility

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1.Apakah yang kamu ketahui tentang konsumsi menurut pengertian ekonomi?
2.Jelaskan tujuan konsumsi bagi masyarakat modern!
3.Jelaskan pengertian utility menurut istilah ekonomi!
4.Jelaskan nilai suatu barang berdasarkan teori nilai subjektif!
5.Manfaat suatu barang digolongkan menjadi 2 macam, sebut dan jelaskan!

B.Pola Perilaku Produsen
1.Pengertian Produksi
Produksi adalah usaha menciptakan dan meningkatkan kegunaan suatu barang untuk memenuhi kebutuhan. Dalam ilmu ekonomi pengertian produksi mengacu pada dua hal, yaitu :
a.Produksi yang menghasilkan barang dan jasa baru sehingga dapat menambah jumlah, mengubah bentuk atau memperbesar ukuran.
Contoh : beternak, bercocok tanam.
b.Produksi yang diartikan sebagai kegiatan untuk meningkatkan atau menambah daya guna suatu barang sehingga lebih bermanfaat.
Contoh : kerajinan, pertukangan, jasa pengangkutan, dan sebagainya.

Faktor produksi yang dibutuhkan dapat dikelompokkan sebagai berikut:
a.Sumber daya alam berupa tanah, air, udara, matahari, minyak dan gas bumi, barang tambang, dan sebagainya.
b.Sumber ekonomi berupa tenaga manusia, termasuk kemampuan fisik, mental, keterampilan, dan keahlian.
c.Sumber ekonomi buatan berupa barang modal, termasuk mesin, gedung, kendaraan, dan sebagainya.
d.Wirausaha (enterpreneurship), yaitu pemilik modal yang menjalankan usaha.

2.Teori Produksi
Teori produksi menerangkan sifat hubungan antara tingkat produksi yang akan dicapai dengan jumlah faktor-faktor produksi yang akan digunakan.
Dalam hal ini dikenal dua konsep utama, yaitu :
a.Memproduksi output semaksimal mungkin dengan input yang tetap.
b.Memproduksi pada tingkat tertentu dengan biaya produksi serendah mungkin.
Konsep ini memiliki kelemahan yaitu :
a.Produk yang dihasilkan kemungkinan melebihi permintaan pasar sehingga produsen terpaksa menurunkan harga.
b.Meningkatnya persediaan sehingga hams disimpan di dalam gudang dan berakibat meningkatnya biaya penyimpanan.

3.Fungsi Produksi
Kegiatan produksi menyangkut dua persoalan utama, yaitu :
a.Input (masukan) adalah segala sesuatu yang dimasukkan dalam proses produksi. Input tersebut dikenal dengan istiiah faktor-faktor produksi.
b.Output (keluaran) adalah hasil yang dikeluarkan proses produksi. Dalam hal ini output merupakan akibat.
Hubungan antara input dan output sebagai berikut:

Input  Proses  Output






Dari penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa fungsi produksi adalah hubungan fungsional yang terdapat antara input dan output.
Secara matematis, fungsi produksi dapat ditulis sebagai berikut:



Keterangan :
Q (Quantity) = jumlah barang dan jasa yang dihasilkan
f (function) = simbol persamaan fungsiona!
(C.L.R.T) = sumber produksi (input)
C (Capital) = modal (uang atau mesin-mesin)
11
L (Labour) = tenaga kerja (SDM)
R (Resources) = sumber daya alam
T (Technology) = teknologi dan keahlian
4.Perilaku Produsen
Pengusaha adalah orang yang mencari peluang yang menguntungkan dan mengambil risiko seperlunya untuk merencanakan dan mengeiola suatu bisnis. Agar berhasil, seorang pengusaha hams mampu melakukan 4 hal:
a.Perencanaan, yaitu menyusun strategi, rencana bisnis, serta visi perusahaan. la hams tahu apa yang ingin ia capai dan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut.
b.Pengorganisasian. Semua sumber daya yang ada hams bisa ia kelola untuk mencapai tujuan perusahaannya, baik sumber daya alam, modal, maupun manusia.
c.Pengarahan. Agar rencana bisa terwujud, pengusaha wajib mengarahkan dan membimbing anak buahnya.
d.Pengendalian. Kemampuan ini ada hubungannya dengan bagaimana hasil pelaksanaan kerja tersebut.

Untuk memahami etika dalam bisnis, kita hams menganalisis hal-hal berikut ini : nilai, hak, kewajiban, peraturan, dan hubungan.
a.Nilai. Apa nilai yang dipegang pengusaha tersebut dalam menjalankan usahanya? Nilai itu merupakan aturan main yang dibuat pengusaha dan menjadi patokan dalam bemsaha.
b.Hak dan kewajiban. Pengusaha akan meminta haknya sebagai pihak yang mendapat keuntungan dari hasil usaha, namun ia memahami kewajibannya seperti membayar pajak, menggaji karyawannya dengan bayaran yang layak, dan lain sebagainya.
c.Peraturan moral. Sebuah perusahaan mungkin memegang nilai-nilai tertentu. Namun bila nilai tersebut tidak dituangkan ke dalam peraturan, maka nilai tersebut akan kurang dipegang.
d.Hubungan manusia. Pengusaha yang baik adalah pengusaha yang memahami pentingnya hubungan antarmanusia.

Beberapa sikap pengusaha yang menunjukkan kepedulian terhadap hubungan manusia, adalah :
a.Menepati janji yang telah dibuat seperti bila berjanji ikut mengeiola
b.lingkungan hidup di sekitarnya, pengusaha benar-benar melaksanakannya.
c.Saling membantu seperti mengambil karyawan dari masyarakat sekitar.
d.Menghargai orang lain seperti memberikan karyawan gaji yang layak, menjaga kelestarian lingkungan hidup.
e.Menghargai milik orang lain seperti hak cipta.

Berikut ini beberapa tindakan pengusaha di Japangan yang melanggar etika karena merugikan pekerja, konsumen, pemerintah, dan masyarakat, antara lain :
a.Upah buruh ditekan
b.Pajak digelapkan
c.Berat timbangan dikurangi, atau
d.Membuang limbah tanpa diproses terlebih dulu

Tindakan di atas dalam jangka pendek memang menguntungkan produsen, tetapi dalam jangka panjang justru akan merugikannya. Merugikan produsen karena :
a.Buruh yang merasa ditekan akan melakukan prates dengan mogok kerja atau bahkan melakukan sabotase sehingga mengganggu kelancaran produksi.
b.Pemerintah akan memberikan sanksi dengan denda yang lebih besar dari nilai pajaknya.
c.Konsumen merasa ditipu sehingga akan beralih ke produk lain.
d.Masyarakat yang tinggal di sekitarnya akan melaporkan ke pihak yang berwenang, dan jika sudah menjadi berita publik bisa jadi produknya akan dikampanyekan untuk diboikot (tidak dibeli).

Produsen haruslah menanamkan hal-hal berikut:
a.Memberikan keuntungan bagi stake holders, yaitu bagi pihak-pihak yang terkait baik secara langsung maupun tidak langsung dari perusahaan.
b.Memberi sumbangan sosial
c.Menumbuhkan rasa saling percaya
d.Menghormati aturan yang ditetapkan, seperti larangan monopoli haruslah selalu dihormati
e.Sikap hormat terhadap lingkungan alam
f.Menghindari operasi-operasi tidak etis, seperti penyuapan, penyelundupan, pencucian uang, dan Iain-Iain.

LEMBAR KOMPETENSI SISWA
Tagihan Tes Tertulis
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat !
1.Agar barang yang dihasilkan memuaskan konsumen dan mencari keuntungan
merupakan
a.hakikat produksi c. tujuan konsumsi
b.tujuan produsen d. produktivitas
c.tujuan konsumen
2.Berikut ini faktor produksi yang merupakan sumber ekonomi buatan, kecuali ….
a. keterampilan c. kendaraan
b. gedung d. modal
c. mesin
3.Yang termasuk kegiatan produksi adalah ….
a.petani memupuk tanaman
b.peternak sapi memerah susu
c.pengrajin gerabah menjajakan celengan
d.pelukis mengadakan pameran hasil karyanya
e.pedagang mengantar barang jualan-nya
4.Memenuhi kebutuhan masyarakat adalah ….
a.faktor produksi d. fungsi produksi
b.faedah produksi e. tujuan produksi
c.guna produksi
c.konsumsi
5.Produksi dalam pengertian ekonomi adalah ….
a.menghasilkan barang mentah menjadi barang jadi
b.menciptakan atau meningkatkan kegunaan barang
c.menghasilkan barang dan jasa
d.menghasilkan barang produktif
e.memelihara barang-barang

B.jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1.Apakah yang kamu ketahui tentang produksi ?
2.Dalam ilmu ekonomi, pengertian produksi mengacu pada dua hal. Jelaskan !
3.Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produksi suatu barang !
4.Apakah yang kamu ketahui tentang "fungsi produksi" ?
5.Jelaskan secara singkat tentang teori produksi !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar